HARIAN GEMA RIAU

Ngaku Ahli Waris Klem Istana Siak? Istana Masih tutup Pemda Siak Apakah Takut Berlebihan ?

HarianGemaRiau, Siak — Berkembangnya Isu Bahwa kemaren 13/11 yang mengaku salah satu ahli waris istana Siak mendatangi istana dan Pemkab Siak.

Media ini dan beberapa rekan media yang bertugas disiak juga LSM BPN Indonesia Coruption Investigation dan Ketua LCKI (Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia ) Kabupaten Siak Syahnurdin mendatangi istana Siak 14/11 melihat kebenaran informasi tersebut,sesampaikan tim media dan LSM ke lokasi istana Siak pagi ini ternyata diakui oleh beberapa petugas pintu masuk bahwa mereka diperintahkan pintu ditutup sementara hari ini menjelang ada perintah untuk dibuka atasannya, namun untuk media dan beberapa rekan LSM dibenarkan masuk saat itu.

Setelah dicek benar saat itu pintu masuk istana sedang terkunci dan akhirnya dibelakang koordinator kepala istana Siak yang akrab disapa bang Udin saat diwawancara seputar clem yang mengaku bahwa pihak ahli waris mendatangi kemaren diakuinya, namun pihaknya mengakui tidak bisa berbuat apa – apa untuk pengambil kebijakan , kalau diperintahkan tutup atau buka dia hanya menjalankan saja, terkait tadi malam ada pihak yang mengaku ahli waris yang menginap di sebelah atau istana peraduan dikatakannya tanpa ada izin dan ataupun sepengetahuannya.

Dia berharap jika ada clem dari pihak yang mengaku adalah ahli waris istana Siak,agar persoalan ini bisa diselesaikan oleh pucuk pimpinan pemerintah daerah ataupun solusinya ” harapnya “.

Sementara itu diluar istana banyak pengunjung istana yang mau masuk namun pintu masih tergembok, salah seorang Kabid pariwisata yang akrab disapa ari mengaku bukan ditutup tapi cuma ada perbaikan saja ” tuturnya”.

Sementara itu Asisten III saat ditemui Media ini 14/11 diruangannya belum berhasil terkait kedatangan pihak ahli waris clem istana kemaren ,namun diakui ajudan didalam ruangannya memang semalam ada yang datang bersama beberapa orang yang yang mengaku ahli waris, namun apa pembicaraan sama bapak ,kurang Taulah ,memang kemaren seperti ada marah – marah pihak ahli waris ” ujarnya singkat”.

Sedangkan yang mengaku ahli waris Tengku Syarifah Adira dengan Tengku Syarifah Rohaidah saat ditanya wartawan 14/11 ,mengaku bahwa pihaknya adalah ahli waris yang sah dan mempunyai surat wasiat asli dari Sultan bahwa pihaknya adalah ahli waris yang sah, kemaren kami sudah ketemu dengan Asisten III ,dan dijanjikan bahwa hari ini mau dimusyawarahkan bersama ,namun janji tersebut dibatalkan sepihak oleh Pemda Siak hanya melalui WA , padahal kami dari ahli waris sudah dijanjikan dan datang kemari secara baik – baik untuk dapat diselesaikan ,namun tidak ada kepastian dari Pemda Siak hingga berlarut – larut sampai sekarang, kami meminta Bupati sebagai pemimpin harus tanggap ,bahwa pihak ahli waris mengatakan bagaimana seorang Bupati tidak mampu menyelesaikan masalah ini dalam musyawarah, kami sampai kapanpun tetap berjuang menuntut hak yang harus kami terima walaupun nyawa taruhannya ” tuturnya”.

Karena sudah dijanjikan hari ini dilakukan musyawarah dirinya bersama kakaknya tadi malam tidur di istana peraduan sebelah ,karena dijanjikan pagi ini musyawarah ,terkait penutupan istana bagi pengunjung hari ini pihaknya sama sekali tidak tau menahu bahwa kedatangannya kesiak tidak ada niat membuat keributan, dan minta duduk bersama musyawarah dan sudah dijanjikan pula hari ini,namun tiba – tiba dibatalkan ,padahal kami tidak harus kehadiran bupati,walupun Asisten III atau Sekda yang hadir tidak jadi masalah ,yang penting apa disampaikan oleh mereka adalah suara dari bupati ” ujarnya “.(tim).

Please follow and like us:
error0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *