HARIAN GEMA RIAU

4 Kandidat Petarung Penghulu Kampung Paluh Tolak Hasil Pemilihan.

Siak – Problema Pemilihan Calon Penghulu Kampung ( Kades) ,memang kerab terjadi disaat pemilihan untuk mencari kejujuran dan keadilan, begitu juga contohnya pemilihan penghulu kampung paluh kecamatan Mempura tidak terlepas dari polemik hingga berujung 4 calon kandidat yang bertarung silam 20/11 menolak hasil pemilihan karena dinilai banyak kejanggalan dan keluar dari hasil kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya oleh 5 kandidat ditanda tangani maupun ditanda tangani ketua panitia.

Salah satu kandidat calon yang ikut bertarung Rofai 26/11 kepada media ini menuturkan ,persoalan bukan kalah menangnya didalam pertarungan , tapi keluar dari koridor kesepakatan yang telah ditanda tangani bersama semua kandidat calon yang berjumlah 5 kandidat saat itu,dan kesepakatan tersebut juga di tanda tangani ketua panitia pemilihan Endri Yanto saat itu ” tutur Rofai “

Adapun kesepakat didalam pemilihan dihari H pencoblosan tidak dibenarkan membawa Handpone Kamera (HP) didalam bilik suara apalagi memfoto surat suara yang dicoblos ,namun itu terjadi dan ketangkap ,padahal kesepakatan awal sudah dibuat bersama, dan ditambah adanya Dugaan ASN yang ikut kampanye padahal sudah diatur dalam PP nomor 42 tahun 2004 tertantang Etika ASN ,dan dan bukti tersebut sudah kami kantongi semua ” ujar Rofai”

Dari dasar – dasar itulah saya bersama kandidat lainnya menolak hasil pemilihan dan tidak menandatangi hasil pemilihan tersebut ,dan ini sudah sidang di desa kemaren namun tidak putus panitia bersama Bappekam membawa persoalan tersebut ke kecamatan pada hari ini 26/11 pukul 13.30 Wib akan diadakan pertemuan membicarakan persoalan tersebut ” juara Rofai”.

Dari catatan media ini perolehan suara atas nomor urut 1 Prayetno 359 suara, nomor urut 2 Rofai berjumlah 209 suara, nomor urut 3 Sudibyo berjumlah 276 suara, nomor urut 4 Lihan S.Pd berjumlah 108 suara, nomor 5 Kadafi MJ S.Sos berjumlah 09 suara ,suara tidak sah 6 suara.

Panitia dan Bappekam maupun Camat Mempura belum berhasil dikonfirmasikan media ini terkait penyelesaian sengketa pemilihan kepala kampung paluh tersebut,hingga berita ini diterbitkan “(Zul)

Please follow and like us:
error0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *